Langsung ke konten utama

Tumis Genjer Dengan Segala Manfaatnya

Genjer. Satu nama berjuta makna.

Tumis Genjer by Warung Tekko

Ketika mendengar nama genjer, apa yang terlintas dalam benak Anda? Ada yang menyebut salah satu partai terlarang. Ada yang menyebut gulma. Ada yang menyebut makanan bebek dan masih banyak lagi.

Semua pendapat itu benar. Karena memang begitulah adanya si genjer tersebut. Bahkan ada yang lebih ekstrim lagi dengan menyebutnya sebagai makanan orang susah.

Tidak salah juga. Karena mereka yang hidupnya kekurangan kerap mencari genjer di sawah untuk dibuat masakan. Genjer sendiri memang tumbuhnya di sawah  sebagai gulma bersama eceng gondok. Menganggu keberlangsungan hidup tanaman padi.

Tempat tumbuhnya genjer
 (foto by liputan 6.com)

Namun apa-apa yang diciptakan oleh Allah SWT itu pasti ada manfaatnya. Tinggal bagaimana manusianya, mau menggali dan memanfaatkannya atau tidak. Sebagai tanaman pengganggu (gulma), genjer memang merugikan petani bagi tanaman padinya.

Di sisi lain genjer bermanfaat sebagai salah satu sumber makanan bebek. Juga bisa dikonsumsi oleh manusia. Jika orang-orang yang mengkonsumsi genjer tak pernah memiliki masalah setelahnya. Berarti genjer memang bisa dikonsumsi dengan aman.

Seiring perkembangan jaman dan kemajuan teknologi. Kini genjer tak lagi menjadi makanan orang susah. Makanan orang kampung. Ditangan para chef profesional, genjer diolah menjadi menu favorit sebuah restoran.

Genjer siap diolah 
(Foto by dapurmamake)

Genjer yang sudah masuk kota dan tersaji di restoran menjadi pilihan utama para pengunjung. Bukan saja karena cita rasa genjer yang memikat. Ternyata genjer banyak manfaatnya loh!

Berikut ini beberapa kandungan gizi dan manfaat yang terdapat pada genjer:

1 . Tinggi Serat
2 . Kaya Protein
3 . Mengandung Zat Besi
4 . Fosfor
5.  Kalsium

Seperti yang sudah diketahui, mengkonsumsi banyak makanan berserat mampu mengatasi sembelit. Tubuh membutuhkan protein untuk memperbaiki masa otot. Begitu pula dengan zat besi, penting untuk pembentukan sel darah. Fosfor dan kalsium sangat baik bagi tulang kita.

Genjer, mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi jangan memandang rendah sayur genjer. Jika Anda ingin menikmati sayur genjer dengan cita rasa istimewa, datang saja ke Warung Tekko. Restoran yang mengusung Cita Rasa Asli Indonesia. (EP)

Sumber:
Wikipedia
liputan6.com
Tribunnews.com


#Day22
#ODOP
#Kuliner
#warungtekko
#tekkofoodblogger
#tekkoofficial
#tekkoarkadia
#EstrilookCommunity



Komentar

  1. Aku baru tau loh genjer ini sumber makanan bebek. Tapi aku juga suka olahan genjer ini. Enak dan punya tekstur yang khas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Mba. Bebek yang main di sawah biasanya makanin genjer. Kalau sudah diolah sih enak. Apalagi yang mengolah chef di resto. Dijamin nambah... hehehehe. Terima kasih ya Mba atas kunjungannya.

      Hapus
  2. Ibuku hobi bener nih masak tumis genjer hehehe enak ya ternyata

    BalasHapus
  3. Seumur hidup aku belum pernah makan genjer. Di rumah ibuku tidak pernah mengolah menu masakan ini. Karena beliau dan anggota keluarga yang lain tidak suka katanya. Menu di rumah didominasi masakan daerahku (minang). Ingin juga deh coba mencicipinya.

    BalasHapus
  4. Biasanya suka ada dalam menu pecel alias lotek atau di tempat saya disebutnya uleg. 😁

    BalasHapus
  5. Ooo genjer bisa di makan to baru tau saya Sob hehe, karena di masyarakat saya nggak ada kebiasaan memasak genjer ssebagai sayur.
    Biasanya tumbuhan ini banyak di rawa2 ya

    BalasHapus
  6. Alhamdulillah.. Ini makanan favorit saya.. Karema jarang ditemui di kota, tiap pak sayur langganan bawa genjer biasanya langsung saya eksekusi tumis genjer

    BalasHapus
  7. Saya juga kadang suka masak tumis genjer. Enak, kok, rasanya. Hanya saja sekarang agak jarang ditemui, di warung sekali pun.

    BalasHapus
  8. Wah aku suka banget tumis genjer apalagi kalo ditambah oncom & cengek.. bisa nambah berkali-kali hehe

    BalasHapus
  9. Belum pernah coba gimana rasanya ya, di tempatku nggak ada kayaknya genjer

    BalasHapus
  10. Saya malah baru tahu tentang genjer dari postingan ini. Jadi penasaran deh bagaimana rasanya tumis genjer

    BalasHapus
  11. Wah saya belum pernah coba nih Mbak. Enak ya, jadi penasaran.

    BalasHapus
  12. Genjer masuk ke menu resto ya Mbak Deniksekarang. Aku juga girang banget kalau ke supermarket nemu genjer. Khasiatnya banyak dan rasanya memang enak sih...Anak-anak pun doyan ini. Wah jadi bayangin tumis genjer pagi-pagi hihihi

    BalasHapus
  13. Pertama kali suka sama genjer pas dimasakin terus tumis genjer sama mamah mertua dan rasanya emang endolita!

    BalasHapus
  14. Genjer kesukaan saya Mbak, masaknya pake oncom, hmmmm uenak tenan. Di lingkungan saya suka menyebutnya, biarkan dia berlalu. Hehehe

    BalasHapus
  15. Makanan favorit ortu nih di rumah. Kata mereka gennjer enak banget mba, tapi aku belum pernah cobain wkwwkww. Jadi penasaran nih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aneka Jajanan Berbahan Dasar Ketan

Ketan. Sejenis beras yang umumnya digunakan untuk membuat makanan. Bisa berupa makanan berat seperti bubur ketan hitam atau makanan ringan seperti jajanan pasar. Saya termasuk pengge mar jajanan berbahan dasar ketan. Baik itu ketan putih atau ketan hitam. Keduanya sama enaknya kalau sudah dioleh. Kalau diruntun dari Sabang sampai Merauke akan ditemukan puluhan jenis makanan dari olahan ketan. Di Pulau Jawa saja sudah tak terhingga jenisnya.  Aneka jajanan berbahan dasar ketan (dok. Denik) Di Jakarta ada  kue gemblong, uli, tape uli, dodol hitam dan lain-lain. Di Jawa Tengah kita bisa temui kue wajik, kue Bugis, kue serikaya, lemper, lepet, lopis dan masih banyak lagi.  Di Jawa Timur kita bisa menjumpai madu mongso. Olahan beras ketan hitam yang dibungkus kertas minyak. Di Jawa Barat ada dodol Garut dan wajik daun jagung.  Belum lagi dari Pulau Sumatera. Kita bisa menjumpai olahan ketan lainnya. Seperti lemang, ketupat ketan dan lain sebagainya.  Untu...

Sinom, Minuman Khas Surabaya Kaya Manfaat

Bagi kita yang tinggal di perantauan. Bisa menikmati kuliner khas daerahnya itu sesuatu yang sangat istimewa sekali. Rasanya seperti melepas kangen dengan si dia. Ayem, tentram rosone ati. Eaaaa.... Pokoknya begitulah. Segala upaya dilakukan agar bisa melepas kangen. Begitu juga dengan urusan kuliner. Sebisa mungkin dapat menikmati kuliner khas daerah asal. Sebagai orang Surabaya yang merantau di Jakarta, kemudian menetap di sini. Saya kerap merindukan rujak cingur, tahu campur dan lontong balap. Jenis makanan khas Surabaya yang tidak mudah ditemui. Sehingga butuh perjuangan untuk mendapatkannya. Awal-awal tinggal di Jakarta sempat bingung mencarinya. Begitu sudah mengetahui tempatnya tinggal meluncur saja ke lokasi. Cukup jauh dari kediaman saya. Tetapi demi "melepas rindu" dengan makanan khas daerah asal, maka jarak bukanlah penghalang. Bukankah demikian juga saat rindu dengan si dia? Itu untuk jenis makanan. Lalu adakah jenis minuman yang juga membuat saya...

Krim Sup dan Pengalaman Pertama Naik Pesawat

Namanya pengalaman pertama tentu ada hal-hal yang bila diingat kembali membuat kita senyum-senyum sendiri. Entah ada kejadian lucu, memalukan atau bahkan menegangkan. Nah, bicara pengalaman pertama, saya ada sedikit cerita. Yakni tentang pengalaman pertama naik pesawat.                           Krim Sup (Dok. Denik)  Tapi bukan tentang kejadian di pesawat yang ingin saya ceritakan. Melainkan terkait makanan. Pertama kali naik pesawat tujuan saya adalah ke Bukittinggi. Jadi saya harus mendarat di bandara Minangkabau, Sumatera Barat. Waktu itu saya memilih penerbangan siang, dengan pertimbangan tiba di sana sore hari. Langsung lanjut menuju hotel dan istirahat. Namun saya tidak memperhatikan hal-hal lain seperti cuaca. Saya pikir biasa saja. Rupanya daerah sana dingin. Saya sudah merasa kedinginan sejak di dalam pesawat. Begitu tiba di bandara ternyata cuaca di sana dingin juga. Eh, yang menjemput say...