Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kuliner

Klapa Manis, Tempat Makan Cozy di Utara Jakarta

Perjalanan dari Tangerang ke Jakarta Utara siang hari dengan mengendarai motor sungguh seperjuangan tersendiri. Namun demi memenuhi undangan yang sudah dikirim jauh-jauh hari, maka saya tetap melaju dan menikmati pemandangan yang dilalui menuju daerah Sunter.            Restoran Klapa Manis (dok. Denik)  Tiba ditujuan sudah lewat dari waktu yang tertera diundangan, tapi masih tersisa waktu satu jam sebelum acara berakhir. Begitulah bila menghadiri undangan di gedung, ada keterbatasan waktu. Yang penting sudah bertemu si pengundang saya sudah merasa lega, meski tidak kebagian sajian pesta. Jam menunjukkan waktu makan siang, perut sudah mulai menagih jatahnya. Keluar dari gedung resepsi saya perlambat laju motor guna melihat tempat makan yang menarik. Saya pikir jauh-jauh motoran dari Tangerang harus ada penghargaan untuk tubuh ini.                Swafoto dulu (dok. Denik)  Pelan-p...

Begini Sajian Tradisional Sate Maranggi yang Jarang Diketahui

Sate maranggi? Pastinya sudah tidak asing terdengar di telinga. Sate khas daerah Purwakarta yang sudah menjadi ikon tersendiri.                Sajian tradisional sate maranggi                                         (Dok. Denik)  Kalau mendengar nama Purwakarta pasti identik dengan sate maranggi. Ke Purwakarta tanpa kuliner sate maranggi rasanya belum afdol. Jadi apapun kegiatannya di Purwakarta, kuliner sate maranggi jangan sampai terlewatkan. Demikian eratnya kaitan antara keduanya. Namun ada satu hal yang jarang diketahui oleh masyarakat umum. Yakni sajian sate maranggi yang sesungguhnya. Seperti apa sih? Apakah dengan nasi, sambal kecap dan acar? Ataukah sate maranggi, lontong, sambal kecap dan acar? Kedua sajian tersebut yang umumnya kita jumpai selama ini. Ternyata bukan keduanya. Sajian autentik sate maranggi jauh da...

Kuliner Gultik Blok M yang Sudah Ada Sejak Tahun 1980

Jangan mengaku tongkrongannya di Blok M kalau belum pernah makan gultik. Jangan bilang mainannya ke Blok M kalau enggak tahu apa itu gultik. Belum bisa dibilang khatam ngubek Blok M kalau tidak pernah mencicipi yang namanya gultik.        Gultik Blok M (dok. Denik)  Gultik. Gulai tikungan. Kuliner legendaris di kawasan Blok M yang sudah ada sejak tahun 1980. Menunya berupa seporsi gulai dengan nasi. Biasanya ada suguhan sate ati ampela, sate telur dan sate usus serta otak-otak. Gultik bisa diartikan juga gulai setitik. Mksudnya sedikit. Karena memang menu nasi dan gulainya dalam jumlah kecil. Tujuannya agar pembeli bisa tambah lagi dan lagi.Bagi yang porsi makannya sedikit cocok nih. Tempat mangkal pedagang gulai tersebut biasanya di tikungan jalan Mahakam. Oleh karenanya disingkat dengan sebutan gultik. Para pedagang tersebut mulai berjualan sore hari sampai dini hari. Makanya kawasan jalan Mahakam Blok M selalu terlihat ramai. Terutama saat ...

Bamkuhen, Kue Lapis Legitnya Orang Jerman

Berburu jajanan atau makanan memiliki keseruan tersendiri bagi mereka para penyuka kuliner                 Bamkuhen (dok. Denik)  Sebagai penyuka kuliner, saya awali tahun baru 2026 ini dengan jajan jajanan tradisional. Pokoknya harus yang bedalah. Jangan yang sudah umum. Saat sedang memilih jajanan, saya menemukan jajanan dengan nama bamkuhen . Penasaran dong. Saya pun membelinya beberapa. Karena seperti kue lapis legit. Hanya bentuknya yang berbeda. Bamkuhen ini bentuknya bulat seperti lingkaran dengan bagian tengah berlubang. Teksturnya sama persis dengan kue lapis legit yang biasa kita makan. Warnanya lebih lembut. Saat dimakan juga terasa lembut sekali. Penasaran dong. Ini kue dari mana sih asalnya? Karena di bawah kemasan ada tulisan Jepangnya. Lapis Bamkuhen Original. Demikian tulisan dalam kemasannya. Goeglinglah. Dan ketemu. Ternyata Bamkuhen itu memang kue lapis tapi berasal dari Jerman. Namanya Baumkuchen ....

Nagasari Tutup Keju, Cara Lain Mengolah Kue Nagasari

Pencinta kuliner pasti sudah tidak asing dengan kue tradisional satu ini. Yaitu kue nagasari. Kue berbahan dasar tepung beras yang dibungkus dengan daun pisang. Di dalamnya terdapat irisan pisang. Kue nagasari menjadi salah satu camilan favorit keluarga kami. Karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis. Paling nikmat ada suguhan teh tawar panas sebagai pendamping.  Menilik cara membuatnya yang cukup mudah. Penasaran dong ingin membuat sendiri. Gara-garanya melihat tumpukan daun pisang di dalam kulkas. "Oiya, ada daun pisang sisa nenek waktu berkunjung ke sini dan membuat pepes." Tanpa melihat daunnya terlebih dulu, aku tuh langsung membuat adonan di dapur. Pada dasarnya masih ada pisang sisa membuat pisang kemarin sore.  "Masa bikin pisang goreng lagi? Kemarin kan sudah." Begitu pikirku kenapa semangat sekali membuat kue nagasarinya. Biar ada variasi camilan. Mulia sekali kan niatku dalam membahagiakan keluarga. Uhuuy. Setelah selesai membuat adonan, aku se...

Bajigur and Friends, Suguhan Sederhana Namun Istimewa

Tamu adalah raja. Tamu membawa rezeki. Oleh karenanya harus dijamu dan dihormati .  Demikian  petuah orangtua. Maka ketika ada yang ingin bertamu ke rumah, saya kerap bingung mau memberi suguhan apa? Sebab khawatir tidak suka atau mengecewakan. Terutama tamu yang belum begitu dekat.  Kalau kawan dekat atau saudara sendiri sih tidak terlalu pusing. Setidaknya saya tahu selera mereka. Atau bisa dengan santai menanyakan selera mereka.  "Mau dibuatin apa nih?" Kalau dengan tamu yang belum begitu dekat atau belum lama kenal tentu segan jika bertanya seperti itu. Jawabannya pasti sudah umum. "Enggak usah repot-repot. Santai aja." Mana bisa santai wong mau kedatangan tamu ya? Disuruh jangan repot-repot. Jelas harus repot karena ada yang akan bertamu. Jawaban seperti itu malah kerap bikin saya bingung. Akhirnya cari amannya saja. Maksudnya memberi suguhan yang tidak macam-macam. Sederhana saja namun unik dan istimewa. Yang bisa jadi si tamu sudah lama tak memakan suguhan s...

Biskuit Gabin, Klasik Kemasannya Enak Rasanya

Biskuit gabin. Biskuit jadul yang tetap memikat. Jadul? Ya, karena saya mengenal biskuit ini waktu masih kecil. Nenek yang mengenalkannya. Kata nenek ini biskuit kesukaannya sejak kecil. Sejak nenek kecil? Terbayang toh betapa jadulnya biskuit gabin. Dokumen pribadi Dulu biskuit ini hanya bisa dinikmati oleh mereka yang bekerjanya di pelayaran. Atau mereka yang memiliki kerabat dan kenalan pelayar. Atau juga mereka yang pernah naik kapal. Sebab biskuit gabin ini camilannya para pelayar. Diberikan pada penumpang yang terkena mabuk laut.  Bentuknya yang sederhana. Persegi tanpa toping apapun. Dan rasanya yang enak. Membuat para penumpang kapal menyukai biskuit ini. Bahkan ada oma opa yang sengaja menyimpannya untuk diberikan pada anak cucunya saat kapal sudah berlabuh. Mereka menyebutnya biskuit kabin. Dari mulut ke mulut akhirnya biskuit gabin nge-hits di jamannya. Teksturnya yang agak keras saat dipegang membuat biskuit ini tak mudah remuk. Rasanya yang renyah kres kres saat dimaka...

Kue Kancing, Jajanan Sepanjang Masa

Jajanan sepanjang masa? Kok bisa? Karena sejak saya kecil jajanan itu sudah ada. Ibu yang memperkenalkan jajanan tersebut. Kata ibu itu adalah jajanan ibu waktu kecil. Berarti sudah lama sekali. Sekarang gantian saya yang mengenalkannya pada anak-anak. Dokumen pribadi Awet ya? Benar. Jika diurutkan sudah berapa tuh usianya? Dan masih digemari sampai sekarang. Terutama oleh anak-anak. Mungkin karena toppingnya yang warna-warni. Sehingga menarik perhatian. Rasanya pun manis dan bentuknya kecil-kecil. Pas sekali saat digenggam oleh anak-anak. Tetapi orang dewasa juga suka kok. Saya dan adik-adik kerap berebutan mengambil toples yang berisi kue kancing tersebut. Rasanya tuh dari dulu sampai sekarang tidak berubah. Sama rasa sama bentuknya. Kenapa sebutannya kue kancing ya? Kata ibu karena bentuknya yang kecil-kecil seperti kancing. Tapi waktu saya ke toko kue dan ingin membeli kue kancing, penjaga tokonya tidak tahu yang mana kue kancing itu. Lha, piye? Jadi saya waktu membeli kue itu menc...

Menikmati Kebersamaan di Eastern Kopi TM

+ "Pesanan atas nama...."  - "Oiya, ada. Silakan!"  + "Terima kasih."  -  "Mau pesan apa? Atau menunggu yang lain?"  + "Ini saja. Teh tarik panas."   - "Saya ada menu baru loh Jeng. Niki.."  +"Oh, Mboten. Mangke mawon. Kulo pesen lumpia Semarang mawon ngeh?"   - "Ngeh. Lumpia goreng nopo basah?"  +"Basah mawon ngeh."  - "Di tunggu ngeh Jeng." Percakapan di atas bukan adegan sinetron atau sebuah skenario drama. Tapi percakapan antara saya dengan pelayan di Eastern Kopi TM. Yah, beberapa hari yang lalu tepatnya hari Minggu, 19 Agustus 2018. Saya dan adik-adik janjian untuk makan siang di luar. Pilihan jatuh pada Eastern Kopi TM di Jalan Pesanggrahan, Meruya Utara, Jakarta Barat. Selain belum pernah ke sini, menu yang tersedia ternyata bervariasi. Cocok untuk adik-adik yang harus makan nasi. Berhubung kami tidak satu rumah, jadi disepakati ketemu di lokasi....

Siput Gonggong Bagus Untuk Vitalitas Pria

Indonesia kaya akan hasil laut. Karena kondisi geografis Indonesia memang dikelilingi oleh lautan. Di daerah-daerah pesisir dan kepulauan yang dekat dengan laut, olahan hasil laut merupakan komoditi andalan daerah setempat. Namun tidak semua orang cocok dengan makanan laut atau hasil olahan laut. Bisa karena alergi atau mengidap penyakit tertentu sehingga tidak bisa dengan bebas menikmati makanan laut. Bersyukurlah kita yang tidak memliki masalah dengan makanan laut. Sehingga bisa menikmati makanan laut dimana pun berada. Alhamdulillah saya termasuk orang yang tak memiliki masalah apapun dengan makanan laut. Sehingga pada saat jalan-jalan ke Pulau Belitung, saya bisa dengan santainya menyantap makanan laut. Termasuk siput gonggong ini. Siput gonggong termasuk jenis makanan laut yang terkenal di kepulauan Bangka Belitung. Selain rasanya yang nikmat, siput ini...

Mie Kuah Khas Belitung

Mencicipi makanan khas suatu daerah bagi saya menjadi sebuah keharusan. Manakala mengunjungi sebuah daerah. Bukan karena saya pencinta kuliner. Tapi ini menjadi bagian dari perjalanan. Rasanya kurang lengkap saja jika tak mencicipi makanan khasnya. Ketika pada suatu kesempatan saya bisa menjejakkan kaki di Pulau Belitung, hal pertama yang saya lakukan adalah mencari tahu makanan khas daerah ini. Salah satunya mie kuah dan jeruk kunci ini. Mie kuah Belitung (dokpri) Mie kuah Belitung berbeda rasanya dari mie kuah yang biasa saya makan. Perbedaan itu terletak pada kuahnya. Karena kuah mie Belitung dibuat dari kaldu udang. Tak heran, karena Belitung memang terkenal dengan hasil lautnya. Untuk isi, selain mie. Ada irisan otak-otak, udang, timun dan ditaburi emping melinjo. Rasa kuahnya gurih-gurih manis. Jika tidak suka manis bisa ditambahi cuka dan sambal. Untuk minumannya jeruk kunci. Jeruk yang memang hanya ada di Belitung juga. R...

Pizza Time Pilihan Asyik Untuk Kumpul-kumpul Cantik

Bagi kamu yang suka kumpul-kumpul bareng teman atau keluarga, terutama kamu yang tinggalnya di wilayah Jakarta Barat. Ada satu tempat nongkrong yang enak dan asyik. Pastinya sangat cocok untuk nongkrong cantik. Namanya pizza time. Lokasinya di tepi jalan Panjang menuju Kebon Jeruk jika arah kedatangan dari Joglo atau Kebayoran. Dan harus putar balik sedikit untuk mencapai lokasi pizza time. Tapi jika arah datang dari Kebon Jeruk, maka  lurus saja mengikuti jalan menuju RS. Medika Permata Hijau. Sebelum lampu merah silakan berhenti. Ada terpampang besar-besaran tulisan Pizza Time-nya.  Karena saya suka pizza, maka tempat ini menjadi sangat special. Saya jadi bisa mencicipi pizza dengan nuansa yang berbeda. Jika selama ini kerap mencicipi pizza yang sudah ternama itu, kini ada pilihan lain yang ternyata tidak kalah enaknya. Menu yang tersedia di sana tak melulu pizza. Ada ban...

Berburu Rujak Cingur di Jakarta

Bagi penggemar rujak tentu sudah tidak asing dengan nama yang satu ini. Yakni rujak cingur. Namun tidak semua penggemar rujak menyukai jenis rujak satu ini. Karena tampilan rujaknya memang berbeda dibandingkan jenis rujak pada umumnya. Dokumen pribadi Rujak cingur warnanya hitam. Pengaruh dari bumbu petis yang digunakan. Tetapi justru hal inilah yang membuatnya berbeda. Ditambah dengan irisan cingur yang dicampur dalam rujak. Bagi saya inilah yang menjadi daya tarik rujak cingur. Namun tidak semua orang menyukai rujak ini. Sekali pun ia berasal dari Jawa Timur. Rujak cingur memang merupakan salah satu makanan khas Jawa Timur. Utamanya wilayah Surabaya dan sekitarnya. Jadi bagi Anda yang berasal dari Jawa Timur tentu mengenal penganan ini. Boleh jadi merindukan penganan ini jika kini sudah berdomisili di luar Jawa Timur. Inilah yang saya alami ketika suatu hari ingin sekali makan rujak cingur. Tidak mudah menemukan penjual rujak cingur di Jakarta dan sekitarnya. Bukan berarti tak...

Kue Dongkal Nan Legit

Cuaca dingin selepas hujan paling enak minum yang hangat-hangat ditemani sepiring camilan. Umumnya pisang goreng, singkong rebus atau roti bakar. Namun pilihan saya kali ini jatuh pada kue dongkal. Dokumen pribadi Entah kenapa lidah ini tiba-tiba kepengin nyamil kue dongkal. Seperti orang ngidam saja. Maka saya pun segera hunting kue ini. Ternyata oh ternyata  tidak mudah menemukan penjual kue dongkal. Meski akhirnya mendapatkannya juga. Itu pun setelah bertanya ke sana kemari. Rasanya bukan main girang hati ini. Seolah menemukan sesuatu yang hilang. Maka saya pun menikmati kue ini dengan penuh penghayatan. Kelembutan dan kelegitan kue ini rasanya sampai ke hati (ini sih bisa-bisanya saya). Eh, memang benar kok. Harus dinikmati dengan hati. Karena kue dongkal termasuk jajanan tradisional Indonesia yang mulai langka loh! Maka beruntunglah bagi yang masih bisa menjumpai dan menikmati kue ini.  Kue tradisional ini sebenarnya ada di beberapa daerah di Indonesia. Di Betawi (Ja...

Kerak Telor Pizza ala Betawi

Saat ada yang bertanya tentang makanan khas Betawi. Apa jawaban Anda? Kalau saya langsung menjawab kerak telor. Kerak telor (dokpri) Meski sebenarnya tak hanya kerak telor, masih banyak lagi jenis makanan yang khas asal Betawi. Namun kerak telor memang salah satu penganan yang menjadi unggulan dalam kuliner khas Betawi. Lalu saat ditanyakan. "Apakah sudah pernah makan kerak telor?" Jawaban yang terlontar beragam. Ada yang menjawab sudah, ada yang menjawab belum pernah. Bahkan ada juga yang menjawab. Kalau saya akan menjawab sudah pernah. Karena memang sudah pernah mencicipi makanan khas Betawi tersebut. " Gak tahu kerak telor itu kayak mana?" "Lho! Sampeyan tinggal di Jakarta tetapi kerak telor saja ndak tahu? Ngapain aja di Jakarta? Jangan-jangan monas juga ndak tahu! Oalah.... yo piye gak tahu apa-apa. Ndak beda dengan katak dalam tempurung kalo begitu sih!" Nah, bagi yang belum pernah makan kerak telor dan yang tidak tahu apa itu kerak telor. Ini ...

Sejarah Bir Pletok Khas Betawi

Pengamatan menimbulkan kreativitas.  Hal inilah yang terjadi pada masyarakat pribumi di Batavia pada masa penjajahan dahulu. Konon ketika para penjajah itu asyik berpesta dengan minum minuman bir, orang pribumi hanya bisa melihat dan mengamati saja dari jauh.  Dokumen pribadi Meskipun ingin tetapi masyarakat pribumi itu tidak lantas tergiur untuk mencicipi. Sebab mereka sangat teguh memegang aturan agama. Bahwa minuman yang memabukkan itu walau pun sedikit tetap saja hukumnya haram. Orang-orang pribumi itu rupanya tidak mau kalah. Mereka pun lantas berpikir untuk menciptakan minuman yang halal dan tak beralkohol. Maka diciptakanlah minuman dari ramuan rempah-rempah, yang fungsinya sama. Yaitu untuk menghangatkan tubuh. Karena beer atau bir memang jenis minuman yang berfungsi sebagai penghangat diri. Bir pletok terbuat dari campuran jahe, daun pandan wangi dan serai yang direbus terciptalah jenis minuman yang bisa menghangatkan tubuh. Agar lebih menarik dan terlihat gaya, ...

Teh Talua Nan Nikmat

Teh. Apakah Anda penikmat jenis minuman tersebut? Pernahkah menikmati sensasi teh dengan cita rasa berbeda? Jika belum, maka Anda perlu mencobanya. Agar bisa merasakan sensasi berbeda dari segelas minuman bernama teh. Jika di Jepang orang mengenal teh hijau atau green tea dengan segala khasiatnya. Atau di Malaysia dengan teh tariknya. Maka di negara kita, Indonesia ada banyak teh dengan berbagai kekhasannya. Salah satunya adalah teh talua. Minuman khas Sumatera Barat. Teh Talua (dokpri) Teh talua menjadi menu wajib di warung-warung tradisional mau pun restoran Padang. Di kampung asal si teh ini, yakni Sumatera Barat. Para petani menjadikan teh talua menu wajib sarapan paginya sebelum berangkat ke ladang atau ke sawah. Karena teh talua dikenal kaya akan manfaat. Dokumen pribadi Teh talua merupakan minuman yang terdiri dari campuran teh, gula dan telur serta sedikit perasan jeruk nipis. Jenis telur yang digunakan biasanya telur ayam kampung atau telur bebek. Sementara perasan jeruk n...

Rela Mengantri Demi Kue Rangi

Saat libur akhir pekan yang lalu tiba-tiba saya ingin sekali makan kue rangi. Jajanan asli Betawi yang terbuat dari sagu tani dan diolesi saus manis dari gula merah. Saya pun berkeliling mencari jajanan itu. Ternyata sudah sulit ya mencari pedagang kue itu. Kue Rangi (dokpri) Keesokkan harinya pencarian dilakukan lagi. Saya berkeliling lagi dari satu perumahan keperumahan lain. Dari satu perkampungan keperkampungan lain. Hasilnya? Alhamdulillah dapat. Tukang kue ranginya sedang dikerubuti pembeli. Ada anak-anak juga ibu-ibu. Ya, tak apalah antri sebentar asal dapat. Dokumen pribadi Kue rangi dikenal juga dengan sebutan kue sagu rangi. Berbahan dasar tepung sagu tani yang dicampur dengan parutan kelapa tua. Dibakar dalam cetakan yang mirip dengan kue pancong. Setelah matang diolesi saus, berupa lelehan gula merah yang telah dicampur dengan sedikit sagu tani. Dimakan saat hangat. Rasanya....ehmmmm, gurih-gurih manis dan kenyal-kenyal. Justru sedikit kenyal dan kealotannya itu yang me...

Kepincut Sate Padang

Jangan pernah ngenyek sesuatu tanpa alasan mendasar. Bisa jadi kamu malah kepincut dan menjadi ketagihan. Hal itu yang terjadi pada saya saat ini. Dulu saat pertama kali seorang kawan memperkenalkan pada saya makanan Sate Padang. Spontan  saya berkata. "Iiiih...makanan apa ini. Bumbunya begitu amat." " Ini namanya Sate Padang. Cobain dulu. Jangan lihat bentuk bumbunya," kata kawan saya. Dokumen pribadi Saya menggeleng.  Tidak tertarik untuk mencobanya. Sampai  pada suatu hari ketika sedang bepergian lalu merasakan lapar yang sangat, ndilala kok yo gak ada penjual makanan lain yang saya jumpai kecuali pedagang Sate Padang itu. Ya sudah tak ada pilihan. Terpaksa membeli Sate Padang. Pelan-pelan saya nikmati makanan itu. Hmmm, ternyata enak juga. Saya suka. Akhirnya saya mencari tahu cerita tentang sate padang ini. Lalu dapatlah sedikit gambaran tentang Sate Padang. Ternyata Sate Padang itu ada tiga jenis. Sate Padang, Sate Padang Panjang dan Sate Pariaman. Y...