Langsung ke konten utama

Begini Sajian Tradisional Sate Maranggi yang Jarang Diketahui

Sate maranggi? Pastinya sudah tidak asing terdengar di telinga. Sate khas daerah Purwakarta yang sudah menjadi ikon tersendiri.

               Sajian tradisional sate maranggi                                         (Dok. Denik) 

Kalau mendengar nama Purwakarta pasti identik dengan sate maranggi. Ke Purwakarta tanpa kuliner sate maranggi rasanya belum afdol. Jadi apapun kegiatannya di Purwakarta, kuliner sate maranggi jangan sampai terlewatkan.

Demikian eratnya kaitan antara keduanya. Namun ada satu hal yang jarang diketahui oleh masyarakat umum. Yakni sajian sate maranggi yang sesungguhnya. Seperti apa sih? Apakah dengan nasi, sambal kecap dan acar? Ataukah sate maranggi, lontong, sambal kecap dan acar?

Kedua sajian tersebut yang umumnya kita jumpai selama ini. Ternyata bukan keduanya. Sajian autentik sate maranggi jauh dari bayangan. Saya pun terkejut dibuatnya.

Saya pernah merasakan yang namanya sate maranggi di tiga tempat sekaligus di Purwakarta. Ketiganya memiliki ciri khas dan cita rasa berbeda meski sama-sama sate maranggi. Eh, rupanya ada lagi sajian sate maranggi yang justru merupakan aslinya.

Hal tersebut saya ketahui saat berada di Purwakarta. Teman yang rumahnya saya dan rombongan tumpangi mengajak kita semua untuk sarapan di suatu tempat.

"Kita sarapan sate maranggi," ujarnya.

Saya masih biasa saja. Karena sudah beberapa kali kuliner sate maranggi juga di sana. Tapi begitu tiba di lokasi dan pesanan sate marangginya datang. Saya sempat mengerutkan kening.

"Kok ada uli bakar dan sambal oncom? Perasaan tadi tidak memesan itu deh. "

"Silakan di cicipi mba, itu sajian autentik sate maranggi. Makannya dengan uli bakar dan sambal oncom. "

Wow, baru tahu saya. Uli bakar sih sudah tidak asing. Kebetulan saya suka. Sambal oncom juga sudah pernah merasakan. Tapi kalau keduanya dimakan bareng sate, macam mana rasanya?

Saya jelas penasaran. Perlahan saya cicipi uli bakarnya yang lumayan tebal dan empuk. Berbarengan dengan sambal oncom. Kemudian satu tusuk sate marangginya. Saya resapi perlahan. Hmmmm, ternyata enak juga.

Sungguh terasa berbeda tapi nikmat. Oh, rupanya begini sajian autentik sate maranggi. Bukan dengan nasi atau lontong. Masyarakat Cianjur dan sebagian masyarakat Purwakarta masih menikmati sate maranggi dengan sajian tradisional seperti ini. Sebuah warisan kuliner yang patut dijaga. (Denik)


Note: Tulisan ini tayang juga di Kompasiana.com/Denik13




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Lain Menikmati Es Krim Neapolitan

Penyuka es krim mana suaranya? Tahu enggak kalau menikmati es krim itu ada seninya loh? Biar enggak bosan. Eh, makan es krim mana ada bosannya ya? Yang ada mau lagi mau lagi. Pastinya. Karena es krim itu memang enak sekali sih. Penggemar es krim itu dari anak-anak sampai lansia loh. Tak percaya? Silakan survei sendiri.  Dokpri Kok jadi ngomongin survei sih? Kan tadi sedang membahas soal es krim. Mari kembali ke laptop. Eh, kembali ke topik awal. Yaitu es krim. Bicara soal es Krim, ternyata es krim itu sudah ada sejak berabad-abad silam loh. Contohnya es krim Neapolitan yang sudah ada sejak abad ke-19. Wuih. Memang apa sih es krim Neapolitan itu? Bukannya nama merk es krim ya? Hohoho, bukan merk. Neapolitan itu salah satu jenis es krim. Pada awalnya es krim itu kan hanya satu jenis saja. Es krim original berwarna putih susu gitu. Karena memang es krim terbuat dari susu.  Seiring perkembangan zaman mulailah es krim diberi rasa vanilla, cokelat dan stro...

American Hamburger (ah) " Restaurant Penuh Kenangan"

"Lihat burger jadi ingat kamu" Eaaaa... gombal banget ya? Tapi memang begitulah pada zamannya. Ya, zaman sekolah dulu. Dan Restaurant yang identik dengan burger pada saat itu adalah American Hamburger atau biasa disebut dengan AH. Dokpri Remaja 90-an pasti paham. Kalau ada kawan yang ulang tahun pasti ditodong ke AH. Kalau mau hahahaha hihihi sepulang sekolah pasti ke AH. Bahkan yang sedang pedekate pun pilihnya ke AH. Memang ada apa saja sih di AH? Jadi, zaman itu tuh yang namanya tempat makan enggak seperti sekarang. Jarak sekian kilo kita bisa menjumpai tempat makan. Dulu jarang sekali. Bisa dihitung jari deh. Nah, salah satunya AH ini. Di AH kita bisa menemui aneka menu yang diinginkan. Mulai dari nasi goreng, steak, salad, spagheti, hot dog, nasi plus ayam, es krim, aneka minuman dan tentu saja burger. Jadi meski namanya American Hamburger namun menu yang tersedia beraneka macam. Inilah yang membuat AH digandrungi oleh remaja-remaja saat itu. Selain harga...

Sensasi Teh Daun Kelor

Daun kelor. Mendengar namanya pasti yang terlintas dipikiran adalah sesuatu yang berbau magic alias sihir alias ilmu hitam. Ya, di kalangan masyarakat awam daun kelor memang diyakini bisa digunakan untuk menangkal ilmu hitam semacam pelet dan guna-guna. Atau sebagai pengusir roh jahat yang kerap menempel pada anak kecil. Yaitu dengan cara mengoprek-oprek tubuh si korban dengan daun kelor. Tentu saja sambil dibacakan mantra-mantra penangkalnya. Konon begitulah cerita turun-temurun yang biasa kita dengar di kalangan masyarakat terkait khasiat daun kelor. Ada pun benar atau tidaknya cerita tersebut tergantung keyakinan masing-masing saja. Namun bukan hal tersebut yang akan saya bahas. Melainkan khasiat daun kelor yang lainnya. Yaitu daun kelor sebagai minuman atau yang lebih dikenal dengan nama Teh Daun Kelor. Dokpri Memangnya ada Teh Daun Kelor? Macam mana rasanya? Hohoho...ada dong. Namanya ya Teh Daun Kelor. Rasanya? Sama enaknya dengan teh-teh lain. Hanya berb...