Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label jajanan

Bamkuhen, Kue Lapis Legitnya Orang Jerman

Berburu jajanan atau makanan memiliki keseruan tersendiri bagi mereka para penyuka kuliner                 Bamkuhen (dok. Denik)  Sebagai penyuka kuliner, saya awali tahun baru 2026 ini dengan jajan jajanan tradisional. Pokoknya harus yang bedalah. Jangan yang sudah umum. Saat sedang memilih jajanan, saya menemukan jajanan dengan nama bamkuhen . Penasaran dong. Saya pun membelinya beberapa. Karena seperti kue lapis legit. Hanya bentuknya yang berbeda. Bamkuhen ini bentuknya bulat seperti lingkaran dengan bagian tengah berlubang. Teksturnya sama persis dengan kue lapis legit yang biasa kita makan. Warnanya lebih lembut. Saat dimakan juga terasa lembut sekali. Penasaran dong. Ini kue dari mana sih asalnya? Karena di bawah kemasan ada tulisan Jepangnya. Lapis Bamkuhen Original. Demikian tulisan dalam kemasannya. Goeglinglah. Dan ketemu. Ternyata Bamkuhen itu memang kue lapis tapi berasal dari Jerman. Namanya Baumkuchen ....

Aneka Jajanan Berbahan Dasar Ketan

Ketan. Sejenis beras yang umumnya digunakan untuk membuat makanan. Bisa berupa makanan berat seperti bubur ketan hitam atau makanan ringan seperti jajanan pasar. Saya termasuk pengge mar jajanan berbahan dasar ketan. Baik itu ketan putih atau ketan hitam. Keduanya sama enaknya kalau sudah dioleh. Kalau diruntun dari Sabang sampai Merauke akan ditemukan puluhan jenis makanan dari olahan ketan. Di Pulau Jawa saja sudah tak terhingga jenisnya.  Aneka jajanan berbahan dasar ketan (dok. Denik) Di Jakarta ada  kue gemblong, uli, tape uli, dodol hitam dan lain-lain. Di Jawa Tengah kita bisa temui kue wajik, kue Bugis, kue serikaya, lemper, lepet, lopis dan masih banyak lagi.  Di Jawa Timur kita bisa menjumpai madu mongso. Olahan beras ketan hitam yang dibungkus kertas minyak. Di Jawa Barat ada dodol Garut dan wajik daun jagung.  Belum lagi dari Pulau Sumatera. Kita bisa menjumpai olahan ketan lainnya. Seperti lemang, ketupat ketan dan lain sebagainya.  Untu...

Roker, Camilan Lain Asal Lampung

Lampung. Provinsi di Pulau Sumatera yang terdekat dari Banten.  Hanya dengan menyebrangi Selat Sunda, kita sudah tiba di Pulau Sumatera.  Lampung menjadi pintu gerbang perjalanan ke Pulau Sumatera. Dokumen pribadi Bicara Lampung, saya punya banyak cerita tentang pulau yang berjuluk "Tapis Berseri."  Lampung merupakan pulau pertama yang saya jajaki begitu mengenal kata bertualang. Ceritanya saat masih duduk di bangku SLTA, saya mulai menanyakan keberadaan nenek dan saudara-saudara ibu. Sebab di Jakarta tidak ada saudara dari ibu. Semua yang saya kunjungi merupakan saudara dari bapak. "Nenekmu dan saudara-saudara ibu tuh adanya di Lampung. Tapi ibu belum pernah ke sana sejak menikah dengan bapakmu. Ibu enggak boleh kemana-mana. Tapi ibu punya alamatnya. Kalau kamu mau ke sana nanti ibu kasih tahu." Saya lo yang dasarnya senang jalan, suka penasaran. Ditawari begitu jadi merasa tertantang. Ke Lampung? Kenapa tidak? Boleh juga. Maka begitu libur akhir tahun tiba, saya t...

Biskuit Gabin, Klasik Kemasannya Enak Rasanya

Biskuit gabin. Biskuit jadul yang tetap memikat. Jadul? Ya, karena saya mengenal biskuit ini waktu masih kecil. Nenek yang mengenalkannya. Kata nenek ini biskuit kesukaannya sejak kecil. Sejak nenek kecil? Terbayang toh betapa jadulnya biskuit gabin. Dokumen pribadi Dulu biskuit ini hanya bisa dinikmati oleh mereka yang bekerjanya di pelayaran. Atau mereka yang memiliki kerabat dan kenalan pelayar. Atau juga mereka yang pernah naik kapal. Sebab biskuit gabin ini camilannya para pelayar. Diberikan pada penumpang yang terkena mabuk laut.  Bentuknya yang sederhana. Persegi tanpa toping apapun. Dan rasanya yang enak. Membuat para penumpang kapal menyukai biskuit ini. Bahkan ada oma opa yang sengaja menyimpannya untuk diberikan pada anak cucunya saat kapal sudah berlabuh. Mereka menyebutnya biskuit kabin. Dari mulut ke mulut akhirnya biskuit gabin nge-hits di jamannya. Teksturnya yang agak keras saat dipegang membuat biskuit ini tak mudah remuk. Rasanya yang renyah kres kres saat dimaka...

Gepuk Klenteng vs Kacang Pukul

Apa sih yang menjadi daya tarik suatu daerah untuk dikunjungi?  Jawaban saya sih tak cukup satu. Sebab banyak hal yang menarik perhatian saya kala mengunjungi suatu daerah. Pertama tempat wisatanya yang menjadi icon daerah tersebut. Kedua makanan khasnya. Didalamnya termasuk juga oleh-oleh khas daerah yang dikunjungi. Dan masih banyak kategori lainnya versi saya. Berbicara tentang oleh-oleh, saya sangat menyukai makanan yang berbahan dasar kacang. Pokoknya kalau ada kacangnya suka sekali deh. Salah satu oleh-oleh yang sangat saya sukai adalah Gepuk klenteng. Ini oleh-oleh khas Salatiga. Rupanya di daerah lain juga ada jajanan sejenis. Namanya kacang pukul. Ini jajanan khas Bagansiapiapi, Riau. Karena saya penyuka kacang maka berbinar-binarlah mata ini. Senang mendapatkan oleh-oleh dari sana yang bahan dasarnya dari kacang. Bentuknya oval. Kacangnya dihaluskan. Sudah tidak berbentuk bulat-bulat lagi. Rasanya mani...

Pizza Time Pilihan Asyik Untuk Kumpul-kumpul Cantik

Bagi kamu yang suka kumpul-kumpul bareng teman atau keluarga, terutama kamu yang tinggalnya di wilayah Jakarta Barat. Ada satu tempat nongkrong yang enak dan asyik. Pastinya sangat cocok untuk nongkrong cantik. Namanya pizza time. Lokasinya di tepi jalan Panjang menuju Kebon Jeruk jika arah kedatangan dari Joglo atau Kebayoran. Dan harus putar balik sedikit untuk mencapai lokasi pizza time. Tapi jika arah datang dari Kebon Jeruk, maka  lurus saja mengikuti jalan menuju RS. Medika Permata Hijau. Sebelum lampu merah silakan berhenti. Ada terpampang besar-besaran tulisan Pizza Time-nya.  Karena saya suka pizza, maka tempat ini menjadi sangat special. Saya jadi bisa mencicipi pizza dengan nuansa yang berbeda. Jika selama ini kerap mencicipi pizza yang sudah ternama itu, kini ada pilihan lain yang ternyata tidak kalah enaknya. Menu yang tersedia di sana tak melulu pizza. Ada ban...

Kue Ape, Serabinya Betawi

Kue Ape. Jajanan tradisional asal Betawi ini kerap disebut juga kue tetek. Kue berbahan dasar tepung beras dan terigu ini masih sangat digemari oleh anak-anak, tua, muda dan dewasa. Karena sudah cukup jarang ditemui terkadang harus mengantre terlebih dulu untuk bisa menikmati kue ini. Kue ape bisa disebut juga sebagai kue serabinya Betawi. Karena bentuknya hampir sama dengan kue serabi Notosuman asal Solo. Harga satu buahnya tergantung di mana kue ini dijual. Jika sudah masuk ke dalam mall tentu berbeda harganya dibanding dengan saat kita membelinya di kaki lima.  Harga 1000 di kaki lima. Bisa berkali-kali lipat jika sudah masuk ke dalam mall. Karena di dalam mall ada perhitungan untuk pajak, bayar pegawainya dan juga untuk biaya listrik dan lain-lain. Wajar jika harganya berbeda. Untuk rasa tidak terlalu berbeda. Sebab bahan dan cara membuatnya sama. ...

Singkong Karamel, Kudapan Tradisional Rasa Kekinian

SINGKONG. Duh, mendengar namanya pasti sudah pada ilfeel ya? Apalagi kids zaman now. Apa doyan dengan kudapan berbahan dasar singkong. Kita yang hidup zaman old saja kadang enggak terlalu berselera ya kalau disuguhi kudapan dari singkong. Apalagi mereka. Kenapa bisa seperti itu? Karena kudapan berbahan dasar singkong, yang disuguhkan dari waktu ke waktu ya begitu saja jenisnya. Getuk, misro atau comro. Jika malas mengolah ya dikukus atau dibakar saja. Enak sih menurut saja. Tapi bosan mungkin bagi yang lain. Nah, kebetulan di rumah ada singkong belum diolah. Agar tetap bermanfaat dan tak mubazir karena sudah diolah tapi tak dimakan. Saya pun segera membuka resep warisan ibu. Namanya singkong karamel. Weh, macam mana pula itu? Penasaran tah? Tenang. Saya akan bagikan resep ini untuk Anda. Karena berbagi ilmu itu bisa menambah pahala. Sebenarnya sangat mudah. Dan mungkin Anda sudah pernah membuatnya. Hanya berbeda nama. Tapi...