Langsung ke konten utama

Postingan

Begini Sajian Tradisional Sate Maranggi yang Jarang Diketahui

Sate maranggi? Pastinya sudah tidak asing terdengar di telinga. Sate khas daerah Purwakarta yang sudah menjadi ikon tersendiri.                Sajian tradisional sate maranggi                                         (Dok. Denik)  Kalau mendengar nama Purwakarta pasti identik dengan sate maranggi. Ke Purwakarta tanpa kuliner sate maranggi rasanya belum afdol. Jadi apapun kegiatannya di Purwakarta, kuliner sate maranggi jangan sampai terlewatkan. Demikian eratnya kaitan antara keduanya. Namun ada satu hal yang jarang diketahui oleh masyarakat umum. Yakni sajian sate maranggi yang sesungguhnya. Seperti apa sih? Apakah dengan nasi, sambal kecap dan acar? Ataukah sate maranggi, lontong, sambal kecap dan acar? Kedua sajian tersebut yang umumnya kita jumpai selama ini. Ternyata bukan keduanya. Sajian autentik sate maranggi jauh da...
Postingan terbaru

Kuliner Gultik Blok M yang Sudah Ada Sejak Tahun 1980

Jangan mengaku tongkrongannya di Blok M kalau belum pernah makan gultik. Jangan bilang mainannya ke Blok M kalau enggak tahu apa itu gultik. Belum bisa dibilang khatam ngubek Blok M kalau tidak pernah mencicipi yang namanya gultik.        Gultik Blok M (dok. Denik)  Gultik. Gulai tikungan. Kuliner legendaris di kawasan Blok M yang sudah ada sejak tahun 1980. Menunya berupa seporsi gulai dengan nasi. Biasanya ada suguhan sate ati ampela, sate telur dan sate usus serta otak-otak. Gultik bisa diartikan juga gulai setitik. Mksudnya sedikit. Karena memang menu nasi dan gulainya dalam jumlah kecil. Tujuannya agar pembeli bisa tambah lagi dan lagi.Bagi yang porsi makannya sedikit cocok nih. Tempat mangkal pedagang gulai tersebut biasanya di tikungan jalan Mahakam. Oleh karenanya disingkat dengan sebutan gultik. Para pedagang tersebut mulai berjualan sore hari sampai dini hari. Makanya kawasan jalan Mahakam Blok M selalu terlihat ramai. Terutama saat ...

Bamkuhen, Kue Lapis Legitnya Orang Jerman

Berburu jajanan atau makanan memiliki keseruan tersendiri bagi mereka para penyuka kuliner                 Bamkuhen (dok. Denik)  Sebagai penyuka kuliner, saya awali tahun baru 2026 ini dengan jajan jajanan tradisional. Pokoknya harus yang bedalah. Jangan yang sudah umum. Saat sedang memilih jajanan, saya menemukan jajanan dengan nama bamkuhen . Penasaran dong. Saya pun membelinya beberapa. Karena seperti kue lapis legit. Hanya bentuknya yang berbeda. Bamkuhen ini bentuknya bulat seperti lingkaran dengan bagian tengah berlubang. Teksturnya sama persis dengan kue lapis legit yang biasa kita makan. Warnanya lebih lembut. Saat dimakan juga terasa lembut sekali. Penasaran dong. Ini kue dari mana sih asalnya? Karena di bawah kemasan ada tulisan Jepangnya. Lapis Bamkuhen Original. Demikian tulisan dalam kemasannya. Goeglinglah. Dan ketemu. Ternyata Bamkuhen itu memang kue lapis tapi berasal dari Jerman. Namanya Baumkuchen ....

Krim Sup dan Pengalaman Pertama Naik Pesawat

Namanya pengalaman pertama tentu ada hal-hal yang bila diingat kembali membuat kita senyum-senyum sendiri. Entah ada kejadian lucu, memalukan atau bahkan menegangkan. Nah, bicara pengalaman pertama, saya ada sedikit cerita. Yakni tentang pengalaman pertama naik pesawat.                           Krim Sup (Dok. Denik)  Tapi bukan tentang kejadian di pesawat yang ingin saya ceritakan. Melainkan terkait makanan. Pertama kali naik pesawat tujuan saya adalah ke Bukittinggi. Jadi saya harus mendarat di bandara Minangkabau, Sumatera Barat. Waktu itu saya memilih penerbangan siang, dengan pertimbangan tiba di sana sore hari. Langsung lanjut menuju hotel dan istirahat. Namun saya tidak memperhatikan hal-hal lain seperti cuaca. Saya pikir biasa saja. Rupanya daerah sana dingin. Saya sudah merasa kedinginan sejak di dalam pesawat. Begitu tiba di bandara ternyata cuaca di sana dingin juga. Eh, yang menjemput say...

Kue Lupis dan Harga Diri Seorang Kepala Keluarga

Kue Lupis. Olahan ketan yang dimasak menggunakan daun pisang. Dibentuk segitiga atau lonjong seperti lontong. Kemudian diiris-iris. Makannya disiram dengan gula areh setelah si kue Lopis digulingkan ke atas parutan kelapa. Rasanya, hmmmm enak sekali.                         Kue Lupis (dok. Denik)  Salah satu jajanan kesukaan. Dinikmati saat pagi hari atau sore hari sama nikmatnya. Minumnya teh tawar hangat. Wah, mantap sekali deh. Nah, saya punya cerita dibalik sepotong kue lupis kesukaan. Saya mempunyai teman kecil. Sampai menikah tidak kemana-mana. Suaminya yang ikut tinggal di rumah teman saya. Bapaknya teman saya ini dulunya bekerja seperti umumnya seorang kepala keluarga lainnya. Namun sejak sang istri (si ibu teman saya) sakit, si bapak tidak bekerja lagi. Fokus mengurus istri. Untuk kebutuhan rumah teman saya yang menanggung.Namun si bapak tetap merasa perlu memiliki penghasilan sendiri meski sedikit. ...

Aneka Jajanan Berbahan Dasar Ketan

Ketan. Sejenis beras yang umumnya digunakan untuk membuat makanan. Bisa berupa makanan berat seperti bubur ketan hitam atau makanan ringan seperti jajanan pasar. Saya termasuk pengge mar jajanan berbahan dasar ketan. Baik itu ketan putih atau ketan hitam. Keduanya sama enaknya kalau sudah dioleh. Kalau diruntun dari Sabang sampai Merauke akan ditemukan puluhan jenis makanan dari olahan ketan. Di Pulau Jawa saja sudah tak terhingga jenisnya.  Aneka jajanan berbahan dasar ketan (dok. Denik) Di Jakarta ada  kue gemblong, uli, tape uli, dodol hitam dan lain-lain. Di Jawa Tengah kita bisa temui kue wajik, kue Bugis, kue serikaya, lemper, lepet, lopis dan masih banyak lagi.  Di Jawa Timur kita bisa menjumpai madu mongso. Olahan beras ketan hitam yang dibungkus kertas minyak. Di Jawa Barat ada dodol Garut dan wajik daun jagung.  Belum lagi dari Pulau Sumatera. Kita bisa menjumpai olahan ketan lainnya. Seperti lemang, ketupat ketan dan lain sebagainya.  Untu...

Roker, Camilan Lain Asal Lampung

Lampung. Provinsi di Pulau Sumatera yang terdekat dari Banten.  Hanya dengan menyebrangi Selat Sunda, kita sudah tiba di Pulau Sumatera.  Lampung menjadi pintu gerbang perjalanan ke Pulau Sumatera. Dokumen pribadi Bicara Lampung, saya punya banyak cerita tentang pulau yang berjuluk "Tapis Berseri."  Lampung merupakan pulau pertama yang saya jajaki begitu mengenal kata bertualang. Ceritanya saat masih duduk di bangku SLTA, saya mulai menanyakan keberadaan nenek dan saudara-saudara ibu. Sebab di Jakarta tidak ada saudara dari ibu. Semua yang saya kunjungi merupakan saudara dari bapak. "Nenekmu dan saudara-saudara ibu tuh adanya di Lampung. Tapi ibu belum pernah ke sana sejak menikah dengan bapakmu. Ibu enggak boleh kemana-mana. Tapi ibu punya alamatnya. Kalau kamu mau ke sana nanti ibu kasih tahu." Saya lo yang dasarnya senang jalan, suka penasaran. Ditawari begitu jadi merasa tertantang. Ke Lampung? Kenapa tidak? Boleh juga. Maka begitu libur akhir tahun tiba, saya t...