Jangan mengaku tongkrongannya di Blok M kalau belum pernah makan gultik. Jangan bilang mainannya ke Blok M kalau enggak tahu apa itu gultik. Belum bisa dibilang khatam ngubek Blok M kalau tidak pernah mencicipi yang namanya gultik. Gultik Blok M (dok. Denik) Gultik. Gulai tikungan. Kuliner legendaris di kawasan Blok M yang sudah ada sejak tahun 1980. Menunya berupa seporsi gulai dengan nasi. Biasanya ada suguhan sate ati ampela, sate telur dan sate usus serta otak-otak. Gultik bisa diartikan juga gulai setitik. Mksudnya sedikit. Karena memang menu nasi dan gulainya dalam jumlah kecil. Tujuannya agar pembeli bisa tambah lagi dan lagi.Bagi yang porsi makannya sedikit cocok nih. Tempat mangkal pedagang gulai tersebut biasanya di tikungan jalan Mahakam. Oleh karenanya disingkat dengan sebutan gultik. Para pedagang tersebut mulai berjualan sore hari sampai dini hari. Makanya kawasan jalan Mahakam Blok M selalu terlihat ramai. Terutama saat ...
Berburu jajanan atau makanan memiliki keseruan tersendiri bagi mereka para penyuka kuliner Bamkuhen (dok. Denik) Sebagai penyuka kuliner, saya awali tahun baru 2026 ini dengan jajan jajanan tradisional. Pokoknya harus yang bedalah. Jangan yang sudah umum. Saat sedang memilih jajanan, saya menemukan jajanan dengan nama bamkuhen . Penasaran dong. Saya pun membelinya beberapa. Karena seperti kue lapis legit. Hanya bentuknya yang berbeda. Bamkuhen ini bentuknya bulat seperti lingkaran dengan bagian tengah berlubang. Teksturnya sama persis dengan kue lapis legit yang biasa kita makan. Warnanya lebih lembut. Saat dimakan juga terasa lembut sekali. Penasaran dong. Ini kue dari mana sih asalnya? Karena di bawah kemasan ada tulisan Jepangnya. Lapis Bamkuhen Original. Demikian tulisan dalam kemasannya. Goeglinglah. Dan ketemu. Ternyata Bamkuhen itu memang kue lapis tapi berasal dari Jerman. Namanya Baumkuchen ....