Langsung ke konten utama

Mendoan, Tempe yang Membuat Rindu Akan Banyumas

Rindu itu tak melulu tentang kamu

Ya, rindu itu tak hanya terkait antara dua insan saja. Bisa juga terkait dengan tempat, suasana dan makanan. 

Seperti yang saya alami. Ketika cukup lama tak berkunjung ke Banyumas, ada rasa rindu dengan daerah yang dikenal dengan bahasa ngapaknya ini. Saya rindu dengan tempe mendoannya.

Tempe mendoan

Ya, mendoan merupakan salah satu makanan khas daerah ini. Tempe berbalut tepung dengan ukuran lebar. Digoreng setengah matang, disajikan dengan semangkuk sambal kecap atau cabai rawit. Dimakan saat hangat nikmatnya sampai ke hati. Apalagi makannya berdua pujaan hati.

Jadi rindu pujaan hati atau tempe mendoannya? Keduanya. Haiyaaah...
Tentu tempe mendoannya. Jika dipikir-pikir, tempe mendoan itu kan setengah matang. Tapi kenapa enak sekali ya saat dimakan hangat-hangat.

Itulah ciri khasnya tempe mendoan. Disajikan pagi hari atau sore hari sama-sama nikmatnya. Sekarang ini sudah banyak ditemui penjual tempe mrndoan. Jadi tak harus ke Banyumas kalau ingin menikmati tempe mendoan.

Cukup kuliner di sekitar Jakarta dan cari penjual tempe mendoan. Maka untuk sesaat kerinduan akan Banyumas bisa terobati. Tetapi jika ada kesempatan lebih afdol makan makanan khas suatu daerah itu ya di daerah asalnya.

So, Banyumas. Wait me. Saya akan datang dan menuntaskan rindu ini padamu. Eh, pada tempe mendoan yang hangat dalam keriuhan bahasa ngapak masyarakat sekitarnya. (EP)


#Day20
#ODOP
#Jajanankhas
#EstrilookCommunity




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aneka Jajanan Berbahan Dasar Ketan

Ketan. Sejenis beras yang umumnya digunakan untuk membuat makanan. Bisa berupa makanan berat seperti bubur ketan hitam atau makanan ringan seperti jajanan pasar. Saya termasuk pengge mar jajanan berbahan dasar ketan. Baik itu ketan putih atau ketan hitam. Keduanya sama enaknya kalau sudah dioleh. Kalau diruntun dari Sabang sampai Merauke akan ditemukan puluhan jenis makanan dari olahan ketan. Di Pulau Jawa saja sudah tak terhingga jenisnya.  Aneka jajanan berbahan dasar ketan (dok. Denik) Di Jakarta ada  kue gemblong, uli, tape uli, dodol hitam dan lain-lain. Di Jawa Tengah kita bisa temui kue wajik, kue Bugis, kue serikaya, lemper, lepet, lopis dan masih banyak lagi.  Di Jawa Timur kita bisa menjumpai madu mongso. Olahan beras ketan hitam yang dibungkus kertas minyak. Di Jawa Barat ada dodol Garut dan wajik daun jagung.  Belum lagi dari Pulau Sumatera. Kita bisa menjumpai olahan ketan lainnya. Seperti lemang, ketupat ketan dan lain sebagainya.  Untu...

Sejarah Bir Pletok Khas Betawi

Pengamatan menimbulkan kreativitas.  Hal inilah yang terjadi pada masyarakat pribumi di Batavia pada masa penjajahan dahulu. Konon ketika para penjajah itu asyik berpesta dengan minum minuman bir, orang pribumi hanya bisa melihat dan mengamati saja dari jauh.  Dokumen pribadi Meskipun ingin tetapi masyarakat pribumi itu tidak lantas tergiur untuk mencicipi. Sebab mereka sangat teguh memegang aturan agama. Bahwa minuman yang memabukkan itu walau pun sedikit tetap saja hukumnya haram. Orang-orang pribumi itu rupanya tidak mau kalah. Mereka pun lantas berpikir untuk menciptakan minuman yang halal dan tak beralkohol. Maka diciptakanlah minuman dari ramuan rempah-rempah, yang fungsinya sama. Yaitu untuk menghangatkan tubuh. Karena beer atau bir memang jenis minuman yang berfungsi sebagai penghangat diri. Bir pletok terbuat dari campuran jahe, daun pandan wangi dan serai yang direbus terciptalah jenis minuman yang bisa menghangatkan tubuh. Agar lebih menarik dan terlihat gaya, ...

Krim Sup dan Pengalaman Pertama Naik Pesawat

Namanya pengalaman pertama tentu ada hal-hal yang bila diingat kembali membuat kita senyum-senyum sendiri. Entah ada kejadian lucu, memalukan atau bahkan menegangkan. Nah, bicara pengalaman pertama, saya ada sedikit cerita. Yakni tentang pengalaman pertama naik pesawat.                           Krim Sup (Dok. Denik)  Tapi bukan tentang kejadian di pesawat yang ingin saya ceritakan. Melainkan terkait makanan. Pertama kali naik pesawat tujuan saya adalah ke Bukittinggi. Jadi saya harus mendarat di bandara Minangkabau, Sumatera Barat. Waktu itu saya memilih penerbangan siang, dengan pertimbangan tiba di sana sore hari. Langsung lanjut menuju hotel dan istirahat. Namun saya tidak memperhatikan hal-hal lain seperti cuaca. Saya pikir biasa saja. Rupanya daerah sana dingin. Saya sudah merasa kedinginan sejak di dalam pesawat. Begitu tiba di bandara ternyata cuaca di sana dingin juga. Eh, yang menjemput say...