Langsung ke konten utama

Mantapnya Combro Hangat

Musim penghujan adalah saat yang kerap membuat mulut iseng. Inginnya ngemil terus setiap saat. Yang paling praktis adalah menyediakan roti. Baik roti tawar atau roti manis. Tetapi kalau setiap hari roti terus tentu bosan.

Gorengan menjadi alternatif yang paling dicari. Entah itu tahu goreng, bakwan, pisang atau risol. Semuanya terasa nikmat dimakan hangat-hangat saat hujan.

Tetepi alangkah baiknya bila dirumah selalu menyediakan ubi batang alias singkong. Karena singkong bisa dijadikan alternatif cemilan dengan berbagai variasi. Dikukus begitu saja tetap enak. Apalagi diolah yang lain.

Biasanya untuk gorengan, singkong bisa dibuat combro atau misro. Combro adalah oncom di Jero. Sedangkan misro adalah amis di Jero. Jika combro rasanya pedas maka misro sebaliknya. Manis. Tapi keduanya sama, berbahan baku singkong.

Cara membuatnya pun mudah. Singkong diparut halus lalu dicampur dengan kelapa parut muda supaya rasanya lebih gurih. Tambahkan garam secukupnya. Lalu pisahkan adonan menjadi dua. Jika misro tinggal dibentuk bulat dengan mengisi gula merah didalamnya, lalu digoreng. Maka beda lagi dengan combro.

Combro (dokumen pribadi)


Untuk combro, isinya yang berupa oncom, harus ditumis  bersama cabai. Begitupun adonan singkongnya harus diberikan bumbu juga. Berupa garam, bawang merah, ketumbar dan daun bawang. Semua diaduk sampe rata. Setelah itu beri adonan oncom yang telah ditumis. Bentuk bulat-bulat atau lonjong, bebas. Goreng sampai berwarna kecoklatan. Dan combro pun siap disantap. Ditemani secangkir teh tubruk. Wah, mantap!

#onedayonepost
#anuari2017
#harike-2
#jajananrakyat


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aneka Jajanan Berbahan Dasar Ketan

Ketan. Sejenis beras yang umumnya digunakan untuk membuat makanan. Bisa berupa makanan berat seperti bubur ketan hitam atau makanan ringan seperti jajanan pasar. Saya termasuk pengge mar jajanan berbahan dasar ketan. Baik itu ketan putih atau ketan hitam. Keduanya sama enaknya kalau sudah dioleh. Kalau diruntun dari Sabang sampai Merauke akan ditemukan puluhan jenis makanan dari olahan ketan. Di Pulau Jawa saja sudah tak terhingga jenisnya.  Aneka jajanan berbahan dasar ketan (dok. Denik) Di Jakarta ada  kue gemblong, uli, tape uli, dodol hitam dan lain-lain. Di Jawa Tengah kita bisa temui kue wajik, kue Bugis, kue serikaya, lemper, lepet, lopis dan masih banyak lagi.  Di Jawa Timur kita bisa menjumpai madu mongso. Olahan beras ketan hitam yang dibungkus kertas minyak. Di Jawa Barat ada dodol Garut dan wajik daun jagung.  Belum lagi dari Pulau Sumatera. Kita bisa menjumpai olahan ketan lainnya. Seperti lemang, ketupat ketan dan lain sebagainya.  Untu...

Sinom, Minuman Khas Surabaya Kaya Manfaat

Bagi kita yang tinggal di perantauan. Bisa menikmati kuliner khas daerahnya itu sesuatu yang sangat istimewa sekali. Rasanya seperti melepas kangen dengan si dia. Ayem, tentram rosone ati. Eaaaa.... Pokoknya begitulah. Segala upaya dilakukan agar bisa melepas kangen. Begitu juga dengan urusan kuliner. Sebisa mungkin dapat menikmati kuliner khas daerah asal. Sebagai orang Surabaya yang merantau di Jakarta, kemudian menetap di sini. Saya kerap merindukan rujak cingur, tahu campur dan lontong balap. Jenis makanan khas Surabaya yang tidak mudah ditemui. Sehingga butuh perjuangan untuk mendapatkannya. Awal-awal tinggal di Jakarta sempat bingung mencarinya. Begitu sudah mengetahui tempatnya tinggal meluncur saja ke lokasi. Cukup jauh dari kediaman saya. Tetapi demi "melepas rindu" dengan makanan khas daerah asal, maka jarak bukanlah penghalang. Bukankah demikian juga saat rindu dengan si dia? Itu untuk jenis makanan. Lalu adakah jenis minuman yang juga membuat saya...

Krim Sup dan Pengalaman Pertama Naik Pesawat

Namanya pengalaman pertama tentu ada hal-hal yang bila diingat kembali membuat kita senyum-senyum sendiri. Entah ada kejadian lucu, memalukan atau bahkan menegangkan. Nah, bicara pengalaman pertama, saya ada sedikit cerita. Yakni tentang pengalaman pertama naik pesawat.                           Krim Sup (Dok. Denik)  Tapi bukan tentang kejadian di pesawat yang ingin saya ceritakan. Melainkan terkait makanan. Pertama kali naik pesawat tujuan saya adalah ke Bukittinggi. Jadi saya harus mendarat di bandara Minangkabau, Sumatera Barat. Waktu itu saya memilih penerbangan siang, dengan pertimbangan tiba di sana sore hari. Langsung lanjut menuju hotel dan istirahat. Namun saya tidak memperhatikan hal-hal lain seperti cuaca. Saya pikir biasa saja. Rupanya daerah sana dingin. Saya sudah merasa kedinginan sejak di dalam pesawat. Begitu tiba di bandara ternyata cuaca di sana dingin juga. Eh, yang menjemput say...