Langsung ke konten utama

Onde-onde Kacang Hijau

Onde-onde. Semua tentu sudah mengenal jajanan tradisional satu ini. Karena masih banyak yang menjajakan jajanan ini. Jadi cukup mudah menemukannya jika ingin menikmati jajanan tradisional bernama onde-onde.

Onde-onde kacang hijau (dokpri)

Onde-onde yang banyak dijumpai isi dalamnya berupa kacang hijau. Tetapi ada juga yang berisi kacang merah. Tergantung selera. 

Cara membuatnya juga ternyata mudah. Jika ingin mencoba membuat sendiri. Hanya perlu kesabaran kala membuat isinya. Kacang hijau direbus seperti akan membuat bubur kacang hijau. Hanya tidak diberi santan. Cukup gula dan sedikit garam. Rebus sampai kacang hijau lembut. Lalu aduk-aduk sampai buket atau kenyal. Jangan sampai lembek dan menjadi bubur.

Untuk kulitnya, dibuat dari campuran tepung ketan dan tepung beras. Diuleni dengan air gula dan diberi sedikit garam. Uleni sampai bisa dibentuk bulat-bulat tanpa pecah. Setelah bisa dipilin bulat-bulat, isi dengan kacang hijau. Lalu gelindingkan dalam wadah berisi wijen.

Masukkan kedalam penggorengan berisi minyak dingin. Baru diletakkan di kompor. Jangan dalam kondisi minyak tersebut panas. Karena onde-onde bisa pecah. Goreng sampai berwarna kecoklatan. Lalu angkat. 

Dokumen pribadi

Onde-onde pun siap disajikan. Dimakan saat hangat terasa nikmat. Dingin pun juga tetap enak. Jadi jangan ragu menikmati jajanan tradisional sebagai cemilan atau teman minum teh. Nikmatnya dapat, kelestarian jajanan ini pun terjaga.

#onedayonepost
#januari2017
#harike-4
#jajanantradisional




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aneka Jajanan Berbahan Dasar Ketan

Ketan. Sejenis beras yang umumnya digunakan untuk membuat makanan. Bisa berupa makanan berat seperti bubur ketan hitam atau makanan ringan seperti jajanan pasar. Saya termasuk pengge mar jajanan berbahan dasar ketan. Baik itu ketan putih atau ketan hitam. Keduanya sama enaknya kalau sudah dioleh. Kalau diruntun dari Sabang sampai Merauke akan ditemukan puluhan jenis makanan dari olahan ketan. Di Pulau Jawa saja sudah tak terhingga jenisnya.  Aneka jajanan berbahan dasar ketan (dok. Denik) Di Jakarta ada  kue gemblong, uli, tape uli, dodol hitam dan lain-lain. Di Jawa Tengah kita bisa temui kue wajik, kue Bugis, kue serikaya, lemper, lepet, lopis dan masih banyak lagi.  Di Jawa Timur kita bisa menjumpai madu mongso. Olahan beras ketan hitam yang dibungkus kertas minyak. Di Jawa Barat ada dodol Garut dan wajik daun jagung.  Belum lagi dari Pulau Sumatera. Kita bisa menjumpai olahan ketan lainnya. Seperti lemang, ketupat ketan dan lain sebagainya.  Untu...

Sejarah Bir Pletok Khas Betawi

Pengamatan menimbulkan kreativitas.  Hal inilah yang terjadi pada masyarakat pribumi di Batavia pada masa penjajahan dahulu. Konon ketika para penjajah itu asyik berpesta dengan minum minuman bir, orang pribumi hanya bisa melihat dan mengamati saja dari jauh.  Dokumen pribadi Meskipun ingin tetapi masyarakat pribumi itu tidak lantas tergiur untuk mencicipi. Sebab mereka sangat teguh memegang aturan agama. Bahwa minuman yang memabukkan itu walau pun sedikit tetap saja hukumnya haram. Orang-orang pribumi itu rupanya tidak mau kalah. Mereka pun lantas berpikir untuk menciptakan minuman yang halal dan tak beralkohol. Maka diciptakanlah minuman dari ramuan rempah-rempah, yang fungsinya sama. Yaitu untuk menghangatkan tubuh. Karena beer atau bir memang jenis minuman yang berfungsi sebagai penghangat diri. Bir pletok terbuat dari campuran jahe, daun pandan wangi dan serai yang direbus terciptalah jenis minuman yang bisa menghangatkan tubuh. Agar lebih menarik dan terlihat gaya, ...

Krim Sup dan Pengalaman Pertama Naik Pesawat

Namanya pengalaman pertama tentu ada hal-hal yang bila diingat kembali membuat kita senyum-senyum sendiri. Entah ada kejadian lucu, memalukan atau bahkan menegangkan. Nah, bicara pengalaman pertama, saya ada sedikit cerita. Yakni tentang pengalaman pertama naik pesawat.                           Krim Sup (Dok. Denik)  Tapi bukan tentang kejadian di pesawat yang ingin saya ceritakan. Melainkan terkait makanan. Pertama kali naik pesawat tujuan saya adalah ke Bukittinggi. Jadi saya harus mendarat di bandara Minangkabau, Sumatera Barat. Waktu itu saya memilih penerbangan siang, dengan pertimbangan tiba di sana sore hari. Langsung lanjut menuju hotel dan istirahat. Namun saya tidak memperhatikan hal-hal lain seperti cuaca. Saya pikir biasa saja. Rupanya daerah sana dingin. Saya sudah merasa kedinginan sejak di dalam pesawat. Begitu tiba di bandara ternyata cuaca di sana dingin juga. Eh, yang menjemput say...