Langsung ke konten utama

Postingan

Pizza Time Pilihan Asyik Untuk Kumpul-kumpul Cantik

Bagi kamu yang suka kumpul-kumpul bareng teman atau keluarga, terutama kamu yang tinggalnya di wilayah Jakarta Barat. Ada satu tempat nongkrong yang enak dan asyik. Pastinya sangat cocok untuk nongkrong cantik. Namanya pizza time. Lokasinya di tepi jalan Panjang menuju Kebon Jeruk jika arah kedatangan dari Joglo atau Kebayoran. Dan harus putar balik sedikit untuk mencapai lokasi pizza time. Tapi jika arah datang dari Kebon Jeruk, maka  lurus saja mengikuti jalan menuju RS. Medika Permata Hijau. Sebelum lampu merah silakan berhenti. Ada terpampang besar-besaran tulisan Pizza Time-nya.  Karena saya suka pizza, maka tempat ini menjadi sangat special. Saya jadi bisa mencicipi pizza dengan nuansa yang berbeda. Jika selama ini kerap mencicipi pizza yang sudah ternama itu, kini ada pilihan lain yang ternyata tidak kalah enaknya. Menu yang tersedia di sana tak melulu pizza. Ada ban...

Green Tea Latte Pilihan Lain Gaya Hidup Masa Kini

"Ngopi-ngopi cantik yuk?" Ajakan yang biasanya disambut dengan antusias oleh mereka yang ingin kumpul-kumpul dengan teman lama atau rekan kerja. Lalu bagaimana jika tidak suka kopi? Enggak jadi cantik dong! Tenang. Masih tetap bisa tampil gaya dan bisa kumpul-kumpul cantik kok. Caption-nya bisa diganti dengan "Ngeteh cantik." Nah, teh yang bisa kita ajak untuk nongkrong cantik salah satunya Green  Tea Latte. Bicara tentang teh, rupanya kebiasaan minum teh ini dipelopori oleh orang-orang Tionghoa. Sejak abad ke-8 telah dicatat berbagai khasiat dari teh. Salah satu teh yang memiliki banyak khasiat adalah teh hijau atau Green Tea. Sudah sejak lama masyarakat Tionghoa menggunakan teh hijau untuk pengobatan. Bahkan disebutkan bahwa teh hijau bagus untuk mencegah kanker. Selain itu teh hijau juga berkhasiat menghilangkan racun dalam tubuh. Lalu bagaimana dengan Green Tea  Latte yang biasa kita nikmati di cafe-cafe sa...

Roti Sisir, Roti Tradisional yang Tetap Dicari

Perkembangan zaman berpengaruh pada kemajuan teknologi, industri, pariwisata, kuliner dan bidang-bidang lainnya. Bagi yang menyukai kuliner, tentu mengetahui betapa pesatnya perkembangan kuliner dewasa ini. Bukan saja di dunia tapi juga di Indonesia. Apalagi dengan bermunculannya acara kuliner dan masak-memasak di televisi. Semakin terbuka dan luas perkembangan kuliner di Indonesia. Salah satu jenis makanan yang sangat bervariasi adalah roti. Ada banyak variasi roti yang bisa kita nikmati sekarang ini. Mulai dari bentuk, rasa dan ukuran. Dari ukuran paling kecil sampai yang paling besar, bisa kita temukan. Bentuknya pun bermacam-macam. Ada roti berbentuk binatang, bunga, orang dan masih banyak lagi.  Tetapi dari sekian banyak jenis roti yang beredar dipasaran. Roti tradisional alias roti zaman dulu masih saja dicari. Masih tidak ditinggalkan oleh penggemarnya. Masih banyak yang menyukainya. Termasuk saya. Jen...

Kisah dibalik Nama Bakpia Pathok

Yogyakarta. Kota yang menjadi salah satu tujuan wisata di Indonesia ini sudah terkenal di seluruh dunia. Tidak hanya seni, budaya dan sejarahnya saja yang menarik di kota ini. Namun juga makanannya. Gudeg dan bakpia dua nama yang tak terpisahkan dari Yogyakarta. Selain batiknya tentu saja. Bakpia bahkan menjadi oleh-oleh wajib yang harus dibawa jika bepergian ke sana. Rasanya tidak ke Yogyakarta kalau tidak membeli bakpia sebagai oleh-oleh. Karena cita rasanya yang enak dan memikat lidah. Ketika sudah kembali ke rumah saya bahkan kerap rindu ingin makan bakpia Yogyakarta. Untungnya di sini ada beberapa toko yang menjual aneka makanan khas daerah. Dua di antara toko yang kerap saya kunjungi adalah Toko Jajanan Nusantara di Jalan Radio Dalam, Jakarta Selatan dan Toko Bakpia Pathok di Jalan KH.Hasyim Ashari, Cipondoh, Tangerang. Berbicara tentang bakpia pathok, teman-teman perhatikan tidak? Kenapa ada nama pathok dibelakang kata bakpia? Lalu ada ...

Bubur Ketan Hitam

Saat hujan atau cuaca dingin, makanan yang dicari biasanya yang hangat-hangat. Bisa camilan berupa pisang goreng hangat, sekoteng, wedang ronde, atau bubur kacang hijau hangat. Jika selama ini bubur kacang pasangannya ketan hitam. Maka kali ini saya hanya makan ketan hitamnya saya tanpa dicampur dengan kacang hijau. Jadilah bubur ketan hitam. Bagaimana rasanya kalau hanya ketan hitam saja? Tetap enak. Asal ketan hitamnya benar-benar lembut seperti halnya bubur. Tidak ngletis atau masih ada yang keras ketika dimakan. Apakah boleh membeli bubur ketan hitamnya saja? Seharusnya boleh. Toh, sama-sama kita beli. Tapi namanya pedagang terkadang berbeda karakter. Ada yang kurang suka kalau kita membeli ketan hitamnya saja. Khawatir yang membeli bubur kacang hijau enggak jadi karena tak ada ketan hitamnya. Kalaupun pada akhirnya dibolehkan, porsinya sedikit. Tidak seperti yang kita harapkan. Daripada mengalami hal seper...

Pizza Bakar Kentang Wortel Kreasi Sendiri

Efek tanggal tua, timbullah kreatifitas. Ini pepatah yang sangat pas dan berlaku bagi siapa saja. Utamanya yang doyan nyamil tapi dananya cuma secuil. Saya banget itu sih. Salah satu camilan yang saya suka adalah pizza. Kalau pas awal bulan sih asyik-asyik saja ya? Mau beli pizza yang mana tinggal datangi atau delivery. Masalahnya kalau sedang akhir bulan tapi lidah ini kepengin pizza, masa harus menunggu awal bulan atau menunggu ada yang mentraktir. Duh, kasihan banget sih. Daripada manyun dan cuma bisa menelan ludah melihat iklan pizza di televisi, lebih baik membuatnya sendiri. Bisalah. Asal mau. Tidak percaya?  Mari ikuti langkah-langkah berikut ini. Siapkan bahan-bahannya. Ini hanya untuk satu loyang ukuran sedang. Bahan kulit : * 125 gr tepung terigu *  1/2 sendok makan fermipan * Garam secukupnya * 1 butir kuning telur * Margarin secukupnya * Air secukupnya Bahan toping : * 3 buah bakso matang * 2 buah sosis daging matang * 1 bu...

Rambutan Parakan, Rambutannya Orang Tangerang

Musim rambutan telah tiba. Di jalan-jalan mulai banyak dijumpai pedagang rambutan. Mulai dari rambutan rapiah, cipelat, parakan, Binjai, Aceh dan masih banyak lagi. Dari aneka jenis rambutan yang beredar luas, rambutan jenis rapiah, cipelat dan parakan yang paling disukai oleh masyarakat. Tapi sejak dulu saya paling suka rambutan Parakan. Karena menurut saya rasanya tidak terlalu manis dibandingkan dengan rambutan rapiah yang seperti kelengkeng. Rambutan parakan warna buahnya putih bersih, kenyal, dan ngelotok. Rasanya manis ada sedikit asamnya. Tapi segar. Kandungan airnya pun sedikit. Sehingga terasa kres-kres saat dimakan. Dalam keluarga kami setiap kali musim buah-buahan tiba, ibu adalah orang pertama yang mengetahui pergantian musim buah. Bukan dalam segi ilmu pertanian loh. Tapi dari tanggapnya membawa jenis buah-buahan baru ke rumah. Karena ibu setiap pagi berolahraga sampai ke pasar. Tiba di rumah sudah menenteng aneka belanjaan. Salah sat...