Langsung ke konten utama

Teh Mint dan Segudang Manfaatnya

Ngeteh Syantik. Ajakan yang tidak boleh ditolak oleh penikmat teh. Saya salah satunya. Sebagai penikmat teh apa saja, tentu menyenangkan jika bisa minum teh di tempat yang asik dan menyenangkan.

Dokpri

Tak beda dengan kalian si pencinta kopi. Kalian juga senang toh jika bisa nongkrong di warung kopi yang asik. Bahkan bela-belain nyari coffe shop ketika berada di suatu tempat.

Kembali ngomongin soal teh. Seperti halnya kopi. Teh pun memiliki berbagai jenisnya dan manfaat. Secara umum teh yang biasa dikenal oleh masyarakat luas adalah jenis teh hijau dan teh hitam. Padahal ada banyak jenis teh yang bisa kita peroleh dan nikmati. Diantaranya teh mint dan teh teleng.

Ketika ada ajakan ngeteh syantik, saya langsung mengiyakan. Kebetulan saya yang diminta mencari tempatnya. Ya sudah, langsung saya ajak ngeteh syantik di tempat favorit. Di sini ada aneka jenis teh yang bisa kita nikmati. Antara lain teh mint dan teh teleng itu.

Dokpri

Saya memilih teh mint. Sebab di rumah tidak ada. Yang sudah ada teh hijau. Sedangkan teman saya memilih teh teleng. Untuk teh teleng nanti saya bahasnya ya? Kali ini saya ingin membahas tentang teh mint yang menjadi pilihan.k

Kenapa memilih teh mint? Karena tidak ada di rumah. Itu jawaban jujur loh. Jawaban tidak jujurnya? Enggak ada. Paling jawaban klise. Karena teh mint banyak manfaatnya. Itu saja.

Pada dasarnya tiap-tiap teh memiliki khasiat dan ciri khas masing-masing. Untuk teh mint, teh ini dibuat dari daun mint. Daun yang selama ini digunakan untuk pasta gigi, permen dan yang terkait dengan bau mulut. Karena manfaat daun mint salah satunya adalah mengurangi bau mulut.

Dokpri

Lalu apa saja  manfaat dari teh mint yang lain? Berikut ini beberapa manfaat dari teh mint:

1 . Membuat napas lega
2 . Mengurangi bau mulut
3 . Mengobati batuk
4 . Melegakan hidung tersumbat
5 . Meredakan sakit kepala/migrain
6 . Menguatkan sistem imun
7 . Meringankan gangguan pencernaan

Wah, ternyata banyak ya manfaat dari teh mint itu. Jadi bagi kamu yang suka ngeteh boleh berbangga. Kalau yang kamu lakukan itu tak sia-sia. Apapun jenis tehnya, ada banyak kebaikan di dalamnya. (EP)


#odopday6
#tentangteh
#onedayonepost
#estrilookcommunity




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aneka Jajanan Berbahan Dasar Ketan

Ketan. Sejenis beras yang umumnya digunakan untuk membuat makanan. Bisa berupa makanan berat seperti bubur ketan hitam atau makanan ringan seperti jajanan pasar. Saya termasuk pengge mar jajanan berbahan dasar ketan. Baik itu ketan putih atau ketan hitam. Keduanya sama enaknya kalau sudah dioleh. Kalau diruntun dari Sabang sampai Merauke akan ditemukan puluhan jenis makanan dari olahan ketan. Di Pulau Jawa saja sudah tak terhingga jenisnya.  Aneka jajanan berbahan dasar ketan (dok. Denik) Di Jakarta ada  kue gemblong, uli, tape uli, dodol hitam dan lain-lain. Di Jawa Tengah kita bisa temui kue wajik, kue Bugis, kue serikaya, lemper, lepet, lopis dan masih banyak lagi.  Di Jawa Timur kita bisa menjumpai madu mongso. Olahan beras ketan hitam yang dibungkus kertas minyak. Di Jawa Barat ada dodol Garut dan wajik daun jagung.  Belum lagi dari Pulau Sumatera. Kita bisa menjumpai olahan ketan lainnya. Seperti lemang, ketupat ketan dan lain sebagainya.  Untu...

Krim Sup dan Pengalaman Pertama Naik Pesawat

Namanya pengalaman pertama tentu ada hal-hal yang bila diingat kembali membuat kita senyum-senyum sendiri. Entah ada kejadian lucu, memalukan atau bahkan menegangkan. Nah, bicara pengalaman pertama, saya ada sedikit cerita. Yakni tentang pengalaman pertama naik pesawat.                           Krim Sup (Dok. Denik)  Tapi bukan tentang kejadian di pesawat yang ingin saya ceritakan. Melainkan terkait makanan. Pertama kali naik pesawat tujuan saya adalah ke Bukittinggi. Jadi saya harus mendarat di bandara Minangkabau, Sumatera Barat. Waktu itu saya memilih penerbangan siang, dengan pertimbangan tiba di sana sore hari. Langsung lanjut menuju hotel dan istirahat. Namun saya tidak memperhatikan hal-hal lain seperti cuaca. Saya pikir biasa saja. Rupanya daerah sana dingin. Saya sudah merasa kedinginan sejak di dalam pesawat. Begitu tiba di bandara ternyata cuaca di sana dingin juga. Eh, yang menjemput say...

Sinom, Minuman Khas Surabaya Kaya Manfaat

Bagi kita yang tinggal di perantauan. Bisa menikmati kuliner khas daerahnya itu sesuatu yang sangat istimewa sekali. Rasanya seperti melepas kangen dengan si dia. Ayem, tentram rosone ati. Eaaaa.... Pokoknya begitulah. Segala upaya dilakukan agar bisa melepas kangen. Begitu juga dengan urusan kuliner. Sebisa mungkin dapat menikmati kuliner khas daerah asal. Sebagai orang Surabaya yang merantau di Jakarta, kemudian menetap di sini. Saya kerap merindukan rujak cingur, tahu campur dan lontong balap. Jenis makanan khas Surabaya yang tidak mudah ditemui. Sehingga butuh perjuangan untuk mendapatkannya. Awal-awal tinggal di Jakarta sempat bingung mencarinya. Begitu sudah mengetahui tempatnya tinggal meluncur saja ke lokasi. Cukup jauh dari kediaman saya. Tetapi demi "melepas rindu" dengan makanan khas daerah asal, maka jarak bukanlah penghalang. Bukankah demikian juga saat rindu dengan si dia? Itu untuk jenis makanan. Lalu adakah jenis minuman yang juga membuat saya...