Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Klapa Manis, Tempat Makan Cozy di Utara Jakarta

Perjalanan dari Tangerang ke Jakarta Utara siang hari dengan mengendarai motor sungguh seperjuangan tersendiri. Namun demi memenuhi undangan yang sudah dikirim jauh-jauh hari, maka saya tetap melaju dan menikmati pemandangan yang dilalui menuju daerah Sunter.            Restoran Klapa Manis (dok. Denik)  Tiba ditujuan sudah lewat dari waktu yang tertera diundangan, tapi masih tersisa waktu satu jam sebelum acara berakhir. Begitulah bila menghadiri undangan di gedung, ada keterbatasan waktu. Yang penting sudah bertemu si pengundang saya sudah merasa lega, meski tidak kebagian sajian pesta. Jam menunjukkan waktu makan siang, perut sudah mulai menagih jatahnya. Keluar dari gedung resepsi saya perlambat laju motor guna melihat tempat makan yang menarik. Saya pikir jauh-jauh motoran dari Tangerang harus ada penghargaan untuk tubuh ini.                Swafoto dulu (dok. Denik)  Pelan-p...

Begini Sajian Tradisional Sate Maranggi yang Jarang Diketahui

Sate maranggi? Pastinya sudah tidak asing terdengar di telinga. Sate khas daerah Purwakarta yang sudah menjadi ikon tersendiri.                Sajian tradisional sate maranggi                                         (Dok. Denik)  Kalau mendengar nama Purwakarta pasti identik dengan sate maranggi. Ke Purwakarta tanpa kuliner sate maranggi rasanya belum afdol. Jadi apapun kegiatannya di Purwakarta, kuliner sate maranggi jangan sampai terlewatkan. Demikian eratnya kaitan antara keduanya. Namun ada satu hal yang jarang diketahui oleh masyarakat umum. Yakni sajian sate maranggi yang sesungguhnya. Seperti apa sih? Apakah dengan nasi, sambal kecap dan acar? Ataukah sate maranggi, lontong, sambal kecap dan acar? Kedua sajian tersebut yang umumnya kita jumpai selama ini. Ternyata bukan keduanya. Sajian autentik sate maranggi jauh da...

Kuliner Gultik Blok M yang Sudah Ada Sejak Tahun 1980

Jangan mengaku tongkrongannya di Blok M kalau belum pernah makan gultik. Jangan bilang mainannya ke Blok M kalau enggak tahu apa itu gultik. Belum bisa dibilang khatam ngubek Blok M kalau tidak pernah mencicipi yang namanya gultik.        Gultik Blok M (dok. Denik)  Gultik. Gulai tikungan. Kuliner legendaris di kawasan Blok M yang sudah ada sejak tahun 1980. Menunya berupa seporsi gulai dengan nasi. Biasanya ada suguhan sate ati ampela, sate telur dan sate usus serta otak-otak. Gultik bisa diartikan juga gulai setitik. Mksudnya sedikit. Karena memang menu nasi dan gulainya dalam jumlah kecil. Tujuannya agar pembeli bisa tambah lagi dan lagi.Bagi yang porsi makannya sedikit cocok nih. Tempat mangkal pedagang gulai tersebut biasanya di tikungan jalan Mahakam. Oleh karenanya disingkat dengan sebutan gultik. Para pedagang tersebut mulai berjualan sore hari sampai dini hari. Makanya kawasan jalan Mahakam Blok M selalu terlihat ramai. Terutama saat ...

Bamkuhen, Kue Lapis Legitnya Orang Jerman

Berburu jajanan atau makanan memiliki keseruan tersendiri bagi mereka para penyuka kuliner                 Bamkuhen (dok. Denik)  Sebagai penyuka kuliner, saya awali tahun baru 2026 ini dengan jajan jajanan tradisional. Pokoknya harus yang bedalah. Jangan yang sudah umum. Saat sedang memilih jajanan, saya menemukan jajanan dengan nama bamkuhen . Penasaran dong. Saya pun membelinya beberapa. Karena seperti kue lapis legit. Hanya bentuknya yang berbeda. Bamkuhen ini bentuknya bulat seperti lingkaran dengan bagian tengah berlubang. Teksturnya sama persis dengan kue lapis legit yang biasa kita makan. Warnanya lebih lembut. Saat dimakan juga terasa lembut sekali. Penasaran dong. Ini kue dari mana sih asalnya? Karena di bawah kemasan ada tulisan Jepangnya. Lapis Bamkuhen Original. Demikian tulisan dalam kemasannya. Goeglinglah. Dan ketemu. Ternyata Bamkuhen itu memang kue lapis tapi berasal dari Jerman. Namanya Baumkuchen ....